Sabtu, 18 Desember 2010

Profil Tim Hamidin Futsal Club (HFC)

Nama : Hamidin Futsal Club

Julukan : The Killer
Didirikan : 15 Desember 2006
Stadion : Sonic
Pemilik : Allah SWT
Ketua : Ancha
Manajer : Ayub Yani
Liga : Futsal





 Hamidin FC juga dikenal sebagai HFC, adalah sebuah klub olahraga di daerah Tangga Buntung, Palembang,  yang mempunyai klub-klub dalam beberapa cabang olahraga, namun yang paling terkenal adalah Futsal.

Didirikan pada 2006 oleh 5 orang di bawah pimpinan Ayub Yani, mottonya adalah "HFC bukan hanya sekedar klub". Stadion utamanya berada di Sonic, Palembang.

Klub ini masuk menjadi peserta Primera División (Divisi Utama) sejak tahun 2006, dan bersama-sama Garuda FC, dan Serong FC menjadi tim yang tak pernah terdegradasi ke  Divisi Dua. HFC juga menjadi klub yang menjuarai liga Futsal pertama kali. Dengan persembahan 20 gelar Liga Ayub, 25 gelar Copa Sonic, 7 gelar Piala Super Ayub, 3 gelar Liga Champions Mimpi, 4 gelar Piala Adipura, 2 gelar Piala Super Bari, HFC menjadi salah satu tim tersukses di Tangga Buntung, Indonesia, dan dunia. Ujuar menejer HFC Ayub Yani di ancha-law08.blogspot.com


Bersama dengan rivalnya Garuda FC, keduanya adalah dua klub Futsal Tangga Buntung yang paling terkenal di Tangga Buntung. Saking populernya HFC memiliki banyak Fans. mereka menamakan dirinya Hafenc (Hamidin Fans Club)

HFC dikenal sebagiai salah satu tim yang selalu menolak memasang logo sponsor pada seragam Futsalnya karena HFC dianggap sebagai simbol Mandiriesme, dan segala macam tawaran sponsor yang "bersifat mengganggu" akan ditolak.

Pada 5 januari 2007, klub mengumumkan kesepakatan 5 tahun dengan Songket Ayub yang mengizinkan logo Songket untuk ditempatkan di kaos. HFC kemudian akan menyumbangkan 2,5% dari total pendapatan per bulan kepada masyarakat yang kurang mampu selama lima tahun.


Susunan Pemain (2-2-1)


                                                                  *
                                                Yadi / Robby / Wawan
                              *                                                                         *
         Andrei  / Anank / Yundra                                  Enggot / K' Badri / Endi
                                            *                                          *
                      Reza  /  Nico Chen / Tova        Rio / Cik Marhen / Nanda
                                                                 *
                                           Rendi / Ancha (C) / Vikar 




Daftar Pemain HFC- per 20 Desember 2010

1 Robby (GK)
2 K' Badri
3 Andrie
5 Anank  (sub-captain)
6 Rendi
7 Ancha ( Captain )
8 Vikar
9 Nico Chen (sub-captain)
10 Cik Marhen
11 Endi
14 Tova
15 Yundra
16 Enggot
17 Yadi (GK)
18 Reza
19 Wawan (GK)
20 Rio





























                                                          
                                                            KOMPAK SELALU
                                                              
















































Rabu, 08 Desember 2010

Talenta Baru Timnas dari HFC














Nama Lengkap: Nicolas Kent Negara
Nama Akrab: Nico
Tempat Lahir: Palembang, Sumatra Selatan
Tanggal Lahir: 23 Mei 1992
Kebangsaan: Indonesia
Posisi: Penyerang (Second Striker)
Bermain di Klub: HFC

 
Nicolas Kent Negara
lahir di Palembang, Sumatra Selatan, pada 23 Mei 1992. Pemain tim nasional Indonesia ini bertinggi 172 cm. saat ini bermain di Liga Ayub bersama HFC. Di usianya yang masih 18 tahun, Nico (sapaan akranya) dianggap sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia.

Mantan pemain legendaris Nasional sekaligus pelatih tim dan Manager HFC, Ayub Yani mengatakan bahwa Nico adalah suksesor dirinya. Nico sendiri kerap dibanding-bandingkan dengan pemain yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 yaitu Diego Armando Maradona.
Nico mengawali karir sepak bola profesional pertamanya bersama HFC setelah sebelumnya sempat bergabung dengan tim junior Aneka.

Debut Nico bersama HFC adalah pada musim 2008-2009 dan mencatat rekor sebagai pemain paling muda yang bermain dan mencetak gol di HFC.

Pada musim pertamanya di HFC, Nico turut mengantar The Killer HFC menjuarai Liga, dan musim berikutnya meraih gelar ganda yaitu Liga dan Copa. Pada musim 2009-2010, Nico mencetak hattrick ke gawang lawan pada pertandingan 'Final' dan mencetak 14 gol dalam 20 pertandingan dan membuat dirinya sebagai top score liga tersebut dengan 14 gol jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya.

Di tim nasional Indonasia, Nico memenangi gelar juara Piala Junior 2005 dan pada 2008 menjuarai Piala Adipura. Bersama Tim Garuda senior, Nico melakoni debutnya pada 17 Agustus 2009 saat berusia 17 tahun  25 hari. Di Timnas Nico sudah mengemas 32 gol dari 29 pertandingan suatu rekor yang luar biasa yang di capai seorang anak muda suatu prestasi individu yang membanggakan.

berbicara soal prestasi Individu sudah banyak prestasi Individu yang di dapatkan oleh Nico ini diantaranya :
-Pemain terbaik liga junior 3 kali berturut-turut (2005-2008)
-Top score liga Junior 4 kali berturut-turut (2004-2008)
-Top score Piala Junior 2 kali berurut-turut (2005&2007)
-Pemain Terbaik Piala junior (2007
-Pemain muda terbaik dunia Mimpi  (2008)
-Pemain muda terbaik dalam negeri Mimpi (2008)
-Top score copa junior 2 kali berturut-turut (2006-2008)
-Pemain terbaik copa junior (2008)
-Pemain terbaik Liga Ayub 2 kali berturut-turut (2009-2010)
-Top score Liga Ayub (2010) 
-Pemain terbaik Copa sonic (2010)
-Top score Copa Sonic (2010)
-Pemain kesayangan Meneger HFC (2010)

Di HFC Nico sudah mengemas 127 gol dari 135 pertandingan dan mengantarkan HFC menjuarai liga Ayub dan copa Sonic 2 musim berturut, wajar kalo Meneger HFC Ayub Yani mengatakan bahwa Nico adalah Punggawa Andalan mereka. tidak dapat di pungkirin bahwa andil Nico di HFC memang besar kalo melihat dari prestasi yang sudah ia berikan kepada HFC.


Pemain kesayangan Manager HFC Ayub Yani ini mengatakan bahwa dirinya terobsesi untuk bermain di level yang lebih tinggi lagi yaitu liga top eropa ujarnya di ancha-law08.blogspot.com.


Pemain yang Mengidolakan Lionel Messi Ini, kerap sekali membuat kontroversi dengan tingkahnya yang bandel. namun di balik tingkahnya yang bandel itu Nico dabat membuktikan bahwa dirinya layak untuk disejajarkan dengan pemain idolanya Lionel messi.

"SUKSES SELALU BRO"



Sabtu, 04 Desember 2010

Peluang Indonesia Juara Semakin Besar

 Usai menang besar kontra Malaysia dan Laos, mental skuad Indonesia tengah berada di titik puncak. Kekompakan tim bagus. Jika tren positif ini terjaga, bukan tak mungkin tim Merah-Putih menjadi jawara AFF Suzuki Cup 2010.
“Saya melihat, mental dan moral pemain sedang bagus. Kekompakan tim terjaga. Dengan begitu, tak menutup kemungkinan Indonesia bisa lolos ke babak selanjutnya bahkan menjadi juara,” ujar , salah satu punggawa andalan HFC, Mustopa Reza yang biasa di sapa akrab dengan panggilan topa ini kepada  
ancha-law08.blogspot.com, Minggu (4/12).





“Peluang Indonesia besar, jika para pemain tetap konsisten dan diberangi dengan stamina yang ok. Bahkan saya menilai, peluang terbesar ada di Indonesia. Kemungkinan Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam di final,” ujar Topa.

Menyinggung laga kontra Thailand tanggal 7 mendatang, Topa mengatakan, jika Indonesia bisa bermain lepas seperti apa yang diperagakan ketika melumat Malaysia 5-1 dan Laos 6-0, skuad Alfred Riedl berpeluang mengamankan poin kembali.

“Kemungkinan, kekuatan Thailand sudah bisa diprediksi Riedl. Menurut pemantauan saya, Thailand dihuni banyak pemain muda yang berkualitas. Artinya, Thailand punya semangat dan tenaga yang cukup baik. Selain itu, Thailand punya determinasi tinggi. Yang harus diwaspadai, striker mereka cukup cepat. Bek Indonesia harus tanggap mengatasi permasalahan itu,” pungkas Topa.  

Jumat, 03 Desember 2010

Perempuan Sholeha

indah matanya
membuat sejuk hati setiap yang melihat
lembut ucapannya
membuat perkataan nya santun di dengar
 
perempuan sholeha selalu melihat apa yang halal untuk di lihat
 
perempuan sholeha adalah seorang perempuan
yang sedari kecil sudah berbakti pada orang tua
perempuan sholeha adalah seorang perempuan
dimana dia beda dengan yang lain,,,
kerena dia bisa menjaga harkat dan martabat nya
sebagai seorang perempuan
 
 
 
wanita sholeha di ibaratkan seperti perhiasan yang ada di dunia
wanita yang paling indah,,,,
wanita yang cerdas,,,,
wanita yang punya akhlak baik,,,
 
selalu ia mendekatkan diri kepada allah swt
selalu menjaga kehormatannya
 
jika ia di pandang suaminya ,,,, ia dapat menyenangkan hatinya,,,,
bisa menjaga amanah suaminya,,,, ia pun mempunyai kesabaran yang tinggi,,,,
ikhals menerima apa yang diberikan,,,,, dan selalu tersenyum dan membuat tersenyum suaminya,,,,
 
tak kala suami merasa lelah ,,,, ia seakan membuat rasa itu hilang,,,
maka perempuan sholeha adalah seorang bidadari dunia yang di nantikan, di sebut-sebut namanya di surga yang kekal,,,
 
 by : uthi_ thil

Selasa, 23 November 2010

Undang-Undang Dasar Sebagian dari Hukum Dasar

 Undang-Undang Dasar suatu Negara ialah hanya sebagian dari hukum dasar negara itu. Undang-undang Dsar ialah hukum dasar yang tertulis. sedangkan di sampingnya Undang-Undang Dasar itu berlaku juga Hukum dasar yang tidak tertulis. ialah aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan Negara meskipun tidak tertulis.
  Memang untuk menyelidiki hukum dasar  (droit constitutionnel) suatu negara, tidak hanya menyelidiki pasal-pasal Undang-Undang Dasarnya (loi conshtutionnel) saja, akan tetapi harus menyelidiki juga sebagaimana prakteknya dan bagaimana suasana kebatinannya (getstichen Hinfergrnnd) dari Undang-Undang Dasar itu.

Undang Undang Dasar Negara mana pun tidak dapat dimengerti kalau hanya di baca teksnya saja. Untuk mengerti sungguh-sungguh maksudnya Undang-Undang Dasar dari suatu Negar kita harus mempelajari juga bagaimana terjadinya teks itu, harus diketahui keterangan-keterangannya dan juga harus diketahui dalam suasana apa teks itu dibikin.
  Dengan demikian kita dapat mengerti apa maksudnya undang-undang yang kita pelajari, aliran pikiran apa yang menjadi dasar undang-undang itu.. 
 
Sumber Bacaan : UUD 1945

Jumat, 19 November 2010

PROFIL IWAN FALS

Foto Iwan Fals

Iwan Fals, Dewa Musik dari Leuwinanggung

Aku lahir tanggal 3 September 1961. Kata ibuku, ketika aku berumur bulanan, setiap kali mendengar suara adzan maghrib aku selalu menangis. Aku nggak tau kenapa sampai sekarang pun aku masih gambang menangis. Biar begini-begini, aku orangnya lembut dan gampang tersentuh. Sebagai contoh, menyaksikan berita di televisi yang memberitakan ada orang sukses lalu medapatkan penghargaan atas prestasinya, aku pun bisa menangis. Melihat seorang ibu yang menunjukkan cinta kasihnya pada anaknya, juga bisa membuat aku tersentuh dan lalu menangis

Bicara perjalanan karir musikku, dimulai ketika aku aktif ngamen di Bandung. Aku mulai ngamen ketika berumur 13 tahun. Waktu itu aku masih SMP. Aku belajar main gitar dari teman-teman nongkrongku. Kalau mereka main gitar aku suka memperhatikan. Tapi mau nanya malu. Suatu hari aku nekat memainkan gitar itu. Tapi malah senarnya putus. Aku dimarahi.

Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatanku. Kejadian itu begitu membekas dalam ingatanku.

Dulu aku pernah sekolah di Jeddah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan. Kebetulan di sana ada saudara orang tuaku yang nggak punya anak. Karena tinggal di negeri orang, aku merasakan sangat membutuhkan hiburan. Hiburan satu-satunya bagiku adalah gitar yang kubawa dari Indonesia. Saat itu ada dua lagu yang selalu aku mainkan, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya.

Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji. Kalau di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, aku cuma menenteng gitar kesayanganku. Dalam perjalanan dalam pesawat dari Jeddah ke Indonesia, pengetahuan gitarku bertambah. Melihat ada anak kecil bawa gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiriku dan meminjam gitarku. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Soalnya suara gitarku fals. "Kok kayak gini steman-nya?" tanyanya. Waktu itu, meski sudah bisa sedikit-sedikit aku memang belum bisa nyetem gitar. Setelah membetulkan gitarku, pramugari itu lalu mengajariku memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan.

Waktu sekolah di SMP 5 Bandung aku juga punya pengalaman menarik dengan gitar. Suatu ketika, seorang guruku menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, aku menawarkan diri. "Gengsi dong," pikirku waktu itu. Maka jadilah aku pemain gitar di vokal grup sekolahku.
Kegandrunganku pada gitar terus berlanjut. Saat itu teman-teman mainku juga suka memainkan gitar. Biasanya mereka memainkan lagu-lagu Rolling Stones. Melihat teman-temanku jago main gitar, aku jadi iri sendiri. Aku ingin main gitar seperti mereka. Daripada nggak diterima di pergaulan, sementara aku nggak bisa memainkan lagu-lagu Rolling Stones, aku nekat memainkan laguku sendiri. Biar jelek-jelek, yang penting lagu ciptaanku sendiri, pikirku.

Untuk menarik perhatian teman-temanku, aku membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temanku pada ketawa mendengarkan laguku.

Setelah merasa bisa bikin lagu, apalagi bisa bikin orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Kalau ada hajatan, kawinan, atau sunatan, aku datang untuk menyanyi. Dulu manajernya Engkos, yang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan.

Di SMP aku sudah merasakan betapa pengaruh musik begitu kuat. Mungkin karena aku nggak punya uang, nggak dikasih kendaraan dari orang tua untuk jalan-jalan, akhirnya perhatianku lebih banyak tercurah pada gitar. Sekolahku mulai nggak benar. Sering bolos, lalu pindah sekolah.

Aku merasakan gitar bisa menjawab kesepianku. Apalagi ketika sudah merasa bisa bikin lagu, dapat duit dari ngamen, mulailah aku sombong. Tetapi sesungguhnya semuanya itu kulakukan untuk mencari teman, agar diterima dalam pergaulan.

Suatu ketika ada orang datang ke Bandung dari Jakarta. Waktu itu aku baru sadar kalau ternyata lagu yang kuciptakan sudah terkenal di Jakarta. Maksudku sudah banyak anak muda yang memainkan laguku itu. Malah katanya ada yang mengakui lagu ciptaanku.

Sebelum orang Jakarta yang punya kenalan produser itu datang ke Bandung, aku sebetulnya sudah pernah rekaman di Radio 8 EH. Aku bikin lagu lalu diputar di radio itu. Tapi radio itu kemudian dibredel.

Setelah kedatangan orang Jakarta itu, atas anjuran teman-temanku, aku pergi ke Jakarta. Waktu itu aku masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Sebelum ke Jakarta aku menjual sepeda motorku untuk membuat master. Aku tidak sendirian. Aku bersama teman-teman dari Bandung: Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul.

Kami lalu rekaman. Ternyata kasetnya tidak laku. Ya, sudah, aku ngamen lagi, kadang-kadang ikut festival. Setelah dapat juara di festival musik country , aku ikut festival lagu humor. Kebetulan dapat nomor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum) lagu-lagu humorku lalu direkam, diproduseri Handoko. Nama perusahaannya ABC Records. Aku rekaman ramai-ramai, sama Pepeng (kini pembawa acara kuis Jari-jari, jadi MC, dll), Krisna, dan Nana Krip. Tapi rekaman ini pun tak begitu sukses. Tetap minoritas. Hanya dikonsumsi kalangan tertentu saja, seperti anak-anak muda.

Akhirnya aku rekaman di Musica Studio. Sebelum ke Musica, aku sudah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Setelah rekaman di Musica itu, musikku mulai digarap lebih serius. Album Sarjana
 Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri.


IWAN FALS

Nama asli: Virgiawan Listanto
Nama populer: Iwan Fals
Nama panggilan: Tanto
Tempat tgl. lahir: Jakarta, 3 September 1961
Alamat sekarang: Jl. Desa Leuwinanggung No. 19 Cimanggis,
Bogor Jawa Barat - Indonesia

Kamis, 18 November 2010

Pembagian Daging Kurban yang Berakhir Ricuh

duh...
ko malah jadi kacau begini yah...
niatnya ingin mendapatkan daging qurban secara gratis..
ko malah jadi ricuh sih...

sungguh suatu ironi yang sangat tidak kita inginkan...
apakah setiap ingin mendapatkan sedekah atau daging qurban harus seperti ini???

sungguh tidak masuk akal.
seharusnya panitia pelaksana sudah bisa memastikan bahwa dampak kericuhan ini akan terjadi.
apakah para panitia tidak berkaca dari kejadian2 yang lalu...
seperti pembagian zakat pada hari raya Idul Fitri.
seharusnya penitia bisa menanggulanginya dengan cara yang lebih baik.

memang terlalu banyak dinegeri kita ini orang yang kurang mampu.
tapi apakah dengan cara seperti ini mereka harus mendapatkan daging gratis???

semoga saja kejadian saat ini bisa memberikan pelajaran bagi para panitia pembagian sedekah zakat atau daging qurban.
agar dikemudian hari kita tidak mendengar lagi berita tentang kericuhan seperti ini. Amin